pilihan +INDEKS
Ditampung di 8 Tempat, 191 Pengungsi Rohingya Tiba di Pekanbaru
PEKANBARU, reportaseaktual.com - Ratusan pengungsi Rohingya kembali dipindahkan dari Provinsi Aceh ke Kota Pekanbaru. Ada 191 orang pengungsi Rohingya yang tiba dan ditempatkan di Pekanbaru, Kamis (6/4).
Para pengungsi baru datang ini ditampung di 8 community house yang telah disediakan. Awalnya, pengungsi yang bakal dipindah hanya 190 orang, namun satu orang melahirkan dan bertambah menjadi 191 pengungsi.
Ketua Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Pekanbaru Syoffaizal mengatakan, terkait kedatangan ratusan pengungsi Rohingya itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI Polri, IOM, dan UNHCR.
Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru hanya sebagai penunjang dari Satgas PPLN. Mereka yang datang dari Aceh ini langsung ditempatkan di 8 community house.
"Dari 190, satu orang melahirkan. Melahirkan di jalan, jadi 191 orang jadinya. Mereka yang datang sudah dibagi ke 8 community house, dan sudah diurus jauh-jauh hari," kata Syoffaizal, yang juga menjabat Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru, Jumat (7/4).
Terhadap pengungsi Rohingya tersebut, pihaknya juga turut melakukan pengawasan. Masing-masing tempat community house itu, ditempatkan personel TNI, Polri, IOM dan Kesbangpol.
"Kita tetap ada pengawasan, masing-masing tempat ada 4 personel yang terdiri dari TNI, polisi, rudenim (rumah detensi imigran) dan kesbangpol," terangnya.
Ia menyebut, pihaknya dari Pemerintah Kota Pekanbaru hanya penunjang dari tugas Satgas PPLN. "Ini kan aksi kemanusiaan dari Satgas PPLN berdasarkan perpres 125 tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri," jelasnya.
Ia menyebut, dengan tambahan 191 pengungsi Rohingya yang baru, total pengungsi Rohingya di Pekanbaru sudah 982 orang. Para pencari suaka ini ditempatkan di Pekanbaru, menunggu diberangkatkan ke negara ketiga.
Diketahui sebelumnya, ada 8 community house dengan total 109 kamar yang disediakan untuk penempatan pengungsi tersebut. Delapan community house itu di antaranya Wisma Indah Sari yang diperuntukkan bagi pengungsi berkeluarga. Di wisma itu tersedia 6 kamar.
Kemudian Hotel Satria untuk pengungsi yang datang bersama keluarga atau family berjumlah 15 kamar. Lalu Wisma D’Cops khusus untuk pengungsi yang masih single ada dua kamar, dan Wisma Siak Resort bagi pengungsi yang berkeluarga sebanyak 18 kamar.
Selanjutnya Wisma Fanel untuk pengungsi yang belum berkeluarga ada 20 kamar, Rumah Kost Tasqya bagi pengungsi berkeluarga dan single ada 9 kamar, Wisma Orchid untuk yang berkeluarga dan family ada 5 kamar, serta Kos-kosan Devada khusus bagi pengungsi berkeluarga terdapat sebanyak 34 kamar. (Kominfo8/RD2)
Berita Lainnya +INDEKS
Perkuat Daya Beli Masyarakat, Bupati Kampar Ahmad Yuzar Dan BI Riau Sepakati Langkah Strategis Pengendalian Inflasi
Bangkinang Kota — Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi membuka kegiatan H.
Bupati Kampar: Jadikan Korpri Rumah Besar sebagai Naungan ASN
Bangkinang Kota — Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., meminta Korps Pegawai Republi.
Bupati Siak Tetap Kawal Karhutla dari Jakarta, Instruksi Siang Malam Tak Putus
PEKANBARU – Tubuhnya berada di Jakarta mengikuti pendidikan KPPD Lemh.
Sosialisasi Penerapan Perbub Nomor 19 Tahun 2026, Pemkab Kampar Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bangkinang Kota – Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Setda Kampar, Al Kautsar, S.STP, .
Tanggap Darurat Karhutla, Bupati dan Wabup Kampar Turun Langsung Kawal Pemadaman di Desa Rimbo Panjang
Tambang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menunjukkan komitmen dan kesiapsiagaan penuh.
Kualitas Udara di Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah Hingga Gunakan Masker
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas ti.







